KKN Tematik Literasi: Kampus Masuk Desa Lewat Buku
KKN Tematik Literasi memperlihatkan peran kampus dalam memperkuat perpustakaan desa, taman bacaan, dan budaya membaca masyarakat.
Program KKN Tematik Literasi 2025 menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat menjadi penggerak literasi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi ikut mengajak warga memanfaatkan koleksi buku dan ruang baca.
Perpusnas menyebut program ini melibatkan 22 perguruan tinggi, sekitar 15 ribu mahasiswa, ratusan dosen, dan pustakawan untuk mendukung 1.000 desa atau kelurahan. Skala ini memberi gambaran bahwa literasi membutuhkan kolaborasi lintas lembaga.
Untuk dunia pendidikan, kegiatan seperti ini penting karena buku tidak berhenti sebagai bahan bacaan. Buku menjadi alat pemberdayaan, pemantik diskusi, sumber ide usaha, dan sarana memperkuat kepercayaan diri masyarakat.
Catatan GetPress: kampus dan komunitas dapat mendokumentasikan pengalaman KKN literasi menjadi buku praktik baik, modul, atau bunga rampai agar dampaknya lebih panjang.
Referensi: Perpusnas RI - Pembekalan KKN Tematik Literasi 2025.